Creative Insight #002

Hebbie Agus Kurnia Last updated 
Hi!

Kita akan membahas 3 ads creative winning dengan kriteria : sudah berjalan sekitar 3 bulan tanpa diganti. 

Kita akan analisis satu per satu.

Contohnya sengaja diambil dari luar negeri agar member Klinik Marketing bisa menerapkannya di market lokal dengan kesan yang lebih fresh.

CREATIVE #01
skincare.jpeg
skincare.jpeg Download


1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini?


a. Pesan sangat jelas.

Sequence step-by-step (Step 1 sampai Step 4) membuat viewer langsung mengerti bahwa ini adalah night routine lengkap. Tidak perlu mikir lama, karena visualnya sudah seperti mini tutorial.

b. Product proof kuat.

Keempat produknya ditampilkan jelas dengan desain premium. Ini membuat brand terkesan serius, berkualitas, dan trustworthy. Foto produk sharp dan mengarah ke persepsi “high-end grooming”.

c. Lifestyle positioning tepat.
Konten ini masuk ke CEP kategori Situasi Momen Rutinitas dan Situasi Aspirasi Diri. Viewer akan merasa “Oh, ini ritual malam hari untuk cowok modern yang mau improve diri.” Plus, packaging hitam, silver, chrome menciptakan asosiasi maskulin dan profesional.

d. Visual hierarchy rapi.
Judul besar “Night Routine” sebagai anchor, baris produk di tengah sebagai fokus utama, lalu table step sebagai reinforcement. Eye flow-nya natural dan mudah dicerna saat scrolling.

2. Dari sisi strategi copywriting

Iklan ini menggunakan struktur yang cukup edukatif, bukan hard selling.
Jika diuraikan:

CEP
  • Situasi Momen Rutinitas: viewer mengingat ritual malamnya.
  • Situasi Aspirasi Diri: ingin punya kulit lebih bersih, rapi, dan terawat.
  • Situasi Fungsional / Praktis: karena step-nya jelas, pengguna merasa ini mudah diikuti.
Angle
  • Kenyamanan Hidup → “rutinitas yang rapi dan mudah diikuti”.
  • Lebih Unggul → packaging dan urutan step memberi kesan produk premium dan lengkap.
    Makin Menarik → implicit bahwa good skincare = better appearance.

Hook
Sayangnya, Visualnya belum menggunakan hook verbal yang kuat. Yang ada hanya judul “Night Routine”. Padahal untuk ads, hook bisa lebih kuat, misalnya kategori:
  • Big Claim → contoh: “4 langkah, kulit lebih bersih dalam semalam.”
  • Curiosity Gap → “Cowok masih salah urutan skincare. Ini step yang benar.”
Secara keseluruhan, materi ini edukatif, elegan, premium, tapi kurang “menjemput masalah” atau “menyiapkan trigger emosional”. Ads jadi sekadar informatif, bukan persuasif.

3. Implementasi untuk Testing (mengacu pola yang kamu minta)


Karena produk ini skincare for men, maka setiap varian sebaiknya menjawab:
“Dipakai kapan agar hidup cowok jadi lebih gampang?”

Contoh konteks untuk tiap step:
  • Foam Cleanser → dipakai saat muka terasa kusam setelah seharian aktivitas.
  • Face Scrub → dipakai saat kulit terasa kasar atau pori penuh minyak.
  • Night Serum → dipakai saat kulit butuh recovery setelah panas, polusi, rokok, gym.
  • Moisturiser → dipakai saat mau tidur supaya paginya kulit tidak kering.
Lalu, tonjolkan sensasi yang terasa dalam beberapa detik, misalnya:
  • “Busanya langsung angkat minyak.”
  • “Scrub-nya lembut, ga bikin perih.”
  • “Serumnya cepat meresap, ga lengket.”
  • “Bangun pagi kulit lebih halus.”

CREATIVE #02

produk digital
produk digital Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini?


a. Pesan sangat jelas.

Headline “3 reasons why every content creator needs a Linktree” langsung menjawab: untuk siapa dan kenapa harus peduli. Ini tipe edukasi yang simpel tapi efektif.

b. Copy point-nya ringkas dan mudah dipahami.
Ketiga poin (simplify workflow, turn followers into customers, work smarter) adalah manfaat inti yang sangat relevan dengan creator. Bahasa juga natural, tidak ribet.

c. Visual proof mendukung konteks.
Tidak ada screenshot produk, tapi ada visual “Notes app” + tangan menulis di planner ala iphone. Ini mengirim sinyal: “Ini untuk orang yang ngatur kerjaan, planning, produktif”, sehingga cocok dengan audiens creator yang sering pakai tools.

d. Visual hierarchy rapi.
Headline besar, poin manfaat diberi numbering, dan visual ditempatkan di bawah untuk mengunci pesan. Saat scrolling cepat, orang langsung nangkep idenya.

e. Positioning jelas: tool untuk produktivitas creator.
Setting Notes app membuatnya relatable karena hampir semua creator pakai iPhone Notes untuk brainstorming, draft, dan workflow.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP
Iklan ini menembak beberapa CEP sekaligus:

  1. Situasi Fungsional / Praktis
    Creator butuh satu link yang merapikan semua. Tidak mau ribet.
  2. Situasi Masalah / Frustrasi
    Creator sering jungling banyak link, susah konversi, DM menumpuk.
    Iklan ini menjawab problem tersebut.
  3. Situasi Aspirasi Diri
    Creator mau lebih profesional, lebih produktif, dan bisa monetize lebih mudah.
  4. Situasi Momen Rutinitas
    Creator upload konten setiap hari, update bio, dan butuh workflow yang lancar.
Angle
  1. Hidup Nyaman / Workflow Lancar
    “Stop juggling links. One bio link does it all.”
    Ini jualan kenyamanan dan efisiensi.
  2. Kenikmatan Instan
    Janji efek cepat: simplify, automate, turn followers into customers.
  3. Lebih Unggul
    Secara implisit: creator yang pakai Linktree akan lebih profesional dan tertata daripada creator lain.
  4. Naik Reputasi
    Link yang rapi dan mudah diakses membuat creator terlihat lebih kredibel.
Hook

Hook utama sebenarnya adalah format “3 reasons why…” yang masuk kategori:
  • Number Based (jelas, terstruktur)
  • Curiosity Gap (membuat orang bertanya: “Apa 3 alasannya?”)
  • Authority Drop halus (kesannya poin-poin ini adalah “best practice” untuk semua creator)
Hook ini aman, universal, dan mudah diklik, tapi bisa dibuat lebih provokatif kalau mau.

3. Implementasi untuk Testing


Setiap varian ads harus menjawab:
“Dipakai kapan agar hidup creator jadi lebih gampang?”

Contoh penerapan untuk Linktree:
  • Dipakai saat follower nanya terus link produk atau jasa.
  • Dipakai saat bio IG cuma muat satu link dan bikin workflow berantakan.
  • Dipakai saat mau convert follower ke customer tanpa chat panjang.
  • Dipakai saat DM tiap hari numpuk dan harus di-automate.

Tonjolkan sensasi instan yang dirasakan:
  • “Bio lebih rapi dalam 1 menit.”
  • “Follower langsung tahu harus klik apa.”
  • “DM otomatis jalan walaupun kamu lagi tidur.”
Formula universal yang bisa dipakai:
  • “Workflow yang langsung rapi dalam 30 detik.”
  • “Satu link yang langsung nyambung ke semua yang kamu jual.”
  • “Pindahin follower ke customer tanpa chat panjang.”

CREATIVE #03

Rest.jpeg
Rest.jpeg Download


1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini?

a. Visual appeal kuat.
Lifestyle shot dengan real person + produk di tangan bikin iklan terasa human dan relatable. Lighting lembut, vibe cozy, cocok untuk kategori produk bedding.

b. Value proposition jelas.

Teks “Up to 30% OFF” langsung nendang sebagai alasan orang berhenti scroll. Ini big claim yang simple tapi efektif untuk promo.

c. Social proof kuat.
Review dari “Jen” dibuat sangat terlihat dan mem-address pain point utama: bangun tidur kering, tidak berkeringat lagi. Ini langsung memperkuat bukti manfaat.

d. CTA sudah jelas.

Tombol “Shop The Sale” kontras dan mudah ditemukan. Tidak ambigu.

e. High-resolution lifestyle imagery.

Foto tajam, warna enak dilihat, menunjukkan produk dalam konteks nyata. Ini meningkatkan trust.

f. Savings incentive langsung terasa.
Claim diskon ditempatkan paling atas, sehingga orang langsung tahu ada alasan untuk beli sekarang.

g. Pain point addressed lewat review.
Poin tentang “not woke up sweaty” sangat kuat karena banyak pengguna bedding mengalami masalah sama.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP
  1. Situasi Fisik / Kenyamanan
    Masalah utama: tidur kepanasan, keringetan, kualitas tidur buruk.
    CEP ini sangat kuat untuk kategori bedding.
  2. Situasi Masalah / Frustrasi
    Banyak orang frustrasi karena bantal/sprei panas, lembab, atau bikin gatal.
  3. Situasi Emosional
    User ingin tidur nyenyak dan bangun dalam kondisi segar.
  4. Situasi Aspirasi Diri
    Ingin upgrade quality of life, mulai dari tidur yang lebih baik.
Angle
  1. Kenikmatan Instan
    Janji: tidur lebih adem, bangun lebih fresh.
  2. Hidup Nyaman
    Highlight: material cooling membantu kualitas tidur harian.
  3. Puas Maksimal / Result Based
    Testimoni user menekankan hasil yang sangat terasa.
  4. Lebih Unggul
    Implisit: produk ini beda dari bedding biasa yang bikin gerah.
Hook
Iklan ini sebenarnya memakai gabungan:
  • Big Claim (Up to 30% OFF)
  • Micro Proof (Review real user yang sangat spesifik)
  • Pain Amplification halus (masalah bangun berkeringat)
To be improved:
 Hook bisa dibuat lebih emotional atau lebih direct terhadap masalah.

3. Implementasi untuk testing


Setiap varian ads harus menjawab:

“Dipakai kapan agar tidur kamu jadi lebih enak?”

Contoh konteks testing:
  • Dipakai saat cuaca panas dan AC tidak cukup dingin.
  • Dipakai saat kamu sering bangun berkeringat.
  • Dipakai saat sprei lama terasa panas atau gerah.
  • Dipakai saat ingin upgrade kamar agar lebih nyaman.
Tonjolkan sensasi instan:
  • “Dingin saat pertama disentuh.”
  • “Bangun tanpa rasa lembab.”
  • “Permukaan lembut dan breathable.”
  • “Tetap adem sepanjang malam.”
Formula universal yang bisa dipakai:
  • “Ademnya kerasa dalam 3 detik.”
  • “Bangun tanpa keringat.”
  • “Bahan yang langsung bikin tidur lebih nyenyak.”


Terima kasih sudah menyimak!

Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.