CREATIVE INSIGHT #030

Hanifah Silmi Az Zahra Last updated 
Hi!

Ada 3 creative yang menarik banget buat dibedah kali ini.

Tiga creative ini menarik karena masing-masing menjual sesuatu yang butuh trust.

Rythm menjual tes darah di rumah, produk yang sensitif karena berhubungan dengan kesehatan.
PandaDoc menjual guide B2B, produk gratis tapi tetap butuh alasan kenapa harus diunduh.
Everist menjual shampoo dengan positioning “lebih baik dari shampoo biasa”, jadi harus membangun kredibilitas dan alasan percaya.

Kita bedah satu per satu.

CREATIVE 1

RYTHM
RYTHM Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Headline langsung menjawab tiga objection besar

Kalimat:
“Painless, Affordable & Accurate At-Home Blood Testing”
Ini sangat kuat karena langsung mematahkan rasa ragu utama orang terhadap blood testing.

Biasanya orang khawatir:
Sakit nggak?
Mahal nggak?
Akurat nggak?
Bisa dilakukan di rumah dengan aman nggak?

Creative ini menjawab semuanya di headline.

b. Trustpilot ditaruh di paling atas

Rating “Excellent 4.7 Trustpilot” langsung memberi sinyal trust sebelum audiens membaca klaim utama.

Untuk kategori health, ini penting karena audiens tidak cukup hanya diyakinkan oleh brand. Mereka butuh bukti dari pengguna lain.

c. Testimonialnya spesifik dan relevan

Testimoni yang dipilih bukan sekadar:
“Great product.”

Tapi menekankan pain yang sangat relevan:
“simple and painless”
 “no needles”
 “zero pain”
 “seamless from start to finish”

Ini bagus karena testimonialnya tidak generic. Dia menyerang langsung ketakutan utama audiens terhadap blood test.

d. Product visual membuat layanan terasa nyata

Ada device dan vial kecil di sisi kanan.

Ini membantu audiens membayangkan bahwa ini bukan sekadar aplikasi atau layanan abstrak. Ada alat fisik yang digunakan, jadi prosesnya terasa lebih konkret.

e. Warna hijau memberi rasa health dan trust

Background hijau gelap membuat creative terasa medical, modern, dan premium.

Tidak terlalu klinis seperti rumah sakit, tapi tetap terasa serius.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Masalah / Frustrasi
Creative ini masuk ke CEP Situasi Masalah / Frustrasi.
Konteksnya adalah saat seseorang butuh cek darah, tapi malas ke klinik, takut jarum, tidak mau antre, atau ingin proses yang lebih nyaman di rumah.
Produk masuk sebagai solusi untuk blood testing yang lebih mudah dan tidak menakutkan.

Angle: Rasa Aman
Angle yang dipakai adalah Rasa Aman.
Rythm tidak hanya menjual tes darah di rumah. Mereka menjual ketenangan bahwa prosesnya painless, affordable, accurate, dan sudah divalidasi lewat review pengguna.

Hook: Social Proof
Hook-nya kuat karena menggabungkan Trustpilot rating dan testimonial real user.
Untuk kategori health, social proof membantu menurunkan rasa takut dan membangun kepercayaan lebih cepat.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Jawab objection utama langsung di headline

Contoh adaptasi:
• “Tes kesehatan dari rumah, tanpa antre klinik.”
• “Cek tubuhmu tanpa proses yang bikin tegang.”
• “Lebih praktis, lebih nyaman, tetap akurat.”
• “Blood test yang dibuat untuk orang yang takut blood test.”

B. Pakai testimonial yang menyebut pain spesifik

Jangan pakai review yang terlalu umum seperti:
“Bagus banget, recommended.”

Lebih kuat kalau review-nya seperti:
• “Aku takut jarum, tapi prosesnya ternyata gampang.”
• “Instruksinya jelas, nggak bikin bingung.”
• “Nggak perlu antre dan hasilnya mudah dipahami.”
• “Prosesnya jauh lebih nyaman dari yang aku bayangkan.”

C. Tampilkan trust signal di atas visual

Untuk produk health, trust signal bisa berupa:
• rating review
• verified user
• jumlah pengguna
• klinik atau lab partner
• sertifikasi
• garansi proses
• customer support

D. Buat produk health terasa lebih manusiawi

Jangan terlalu banyak istilah medis di creative awal.

Mulai dari kalimat yang dekat dengan ketakutan audiens:
• “Takut cek darah? Ini dibuat lebih nyaman.”
• “Cek kesehatan tanpa harus bikin jadwal klinik.”
• “Buat kamu yang suka menunda cek kesehatan karena ribet.”


CREATIVE 2

PANDADOC
PANDADOC Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Angka di headline membuat value terasa konkret

Kalimat:
“6 game-changing tactics for RevOps”

langsung memberi janji yang jelas.
Audiens tahu mereka akan mendapatkan 6 taktik, bukan sekadar guide yang isinya terlalu luas.

Untuk B2B, angka seperti ini membantu menurunkan rasa ragu karena isi kontennya terasa lebih terstruktur.

b. Lead magnet divisualkan seperti produk nyata

Guide-nya ditampilkan dalam bentuk mockup cover.
Ini membuat downloadable guide terasa seperti aset bernilai, bukan sekadar PDF biasa.

Banyak B2B ads gagal karena hanya menulis “download guide”, tapi tidak membuat guide-nya terlihat worth it. Creative ini berhasil membuat guide terasa seperti sesuatu yang bisa disimpan.

c. Pain audiens disebut dengan sederhana

Kalimat:
“Our guide helps small teams scale without burnout.”

Ini bagus karena tidak hanya menjual “RevOps tactics”, tapi mengaitkannya dengan pain nyata small teams: ingin scale, tapi tim kecil sudah kelelahan.

Pain ini sangat relevan untuk B2B audience yang bekerja di sales, ops, marketing, atau founder-led team.

d. CTA jelas dan ringan

“Get The Guide” sangat direct.

Untuk lead magnet, CTA tidak perlu terlalu kreatif. Yang penting jelas dan low friction.

e. Visual hierarchy rapi

Urutannya jelas:
Brand
Guide visual
Headline
Benefit
CTA

Ini format yang aman untuk paid ads B2B karena audiens bisa cepat memproses pesan.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Fungsional / Praktis
Creative ini masuk ke CEP Situasi Fungsional / Praktis.
Konteksnya adalah saat tim kecil butuh cara kerja yang lebih rapi, lebih scalable, dan tidak membuat tim burnout.
Produk utamanya bukan software di creative ini, tapi guide sebagai pintu masuk edukasi.

Angle: Rutinitas Lancar
Angle yang dipakai adalah Rutinitas Lancar.
PandaDoc menjual ide bahwa small teams bisa scale dengan proses RevOps yang lebih baik, tanpa kerja yang makin berantakan.

Hook: Number Based
Hook-nya termasuk Number Based.
“6 game-changing tactics” membuat konten terasa mudah dicerna, spesifik, dan punya struktur jelas.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai angka untuk membuat konten terasa lebih valuable

Contoh:
• “5 cara bikin sales process lebih rapi.”
• “7 template untuk tim marketing kecil.”
• “6 taktik RevOps untuk scale tanpa burnout.”
• “3 workflow yang bikin follow up lebih cepat.”

B. Hubungkan guide dengan pain kerja harian

Jangan hanya bilang:
“Download free guide.”

Lebih kuat kalau dikaitkan dengan masalah:
• “Buat tim kecil yang mulai kewalahan handle pipeline.”
• “Scale tanpa semua orang harus lembur.”
• “Bikin proses sales lebih rapi tanpa tambah headcount.”
• “Untuk tim yang butuh sistem, bukan kerja makin panjang.”

C. Tampilkan guide seperti produk premium

Lead magnet bisa dibuat lebih menarik dengan:
• cover mockup
• preview isi halaman
• highlight jumlah template
• screenshot worksheet
• visual checklist
• CTA download yang jelas

D. Gunakan CTA yang spesifik

Contoh:
• “Get the guide.”
• “Download the checklist.”
• “Ambil templatenya.”
• “Lihat 6 taktiknya.”
• “Download panduannya gratis.

CREATIVE 3

EVERIST
EVERIST Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Founder quote membuat brand terasa punya misi

Kalimat:
“We didn’t want to make another shampoo, we wanted to make something better.”

Ini kuat karena langsung memberi alasan eksistensi brand.
Everist tidak memposisikan diri sebagai shampoo biasa. Mereka ingin terlihat sebagai alternatif yang lebih baik.
Untuk kategori beauty dan personal care, founder quote seperti ini bisa menaikkan trust karena terasa lebih manusiawi.

b. Copy membangun positioning yang jelas

“Powered by ingredients that support scalp & hair health”

Ini menggeser produk dari sekadar shampoo yang membersihkan rambut menjadi produk yang mendukung kesehatan kulit kepala dan rambut.
Ini penting karena shampoo sering dianggap produk komoditas. Creative ini mencoba menaikkan perceived value dengan pendekatan ingredient dan health benefit.

c. Menampilkan founder memperkuat kredibilitas

Foto founder membuat brand terasa lebih accountable.
Audiens melihat orang nyata di balik produk. Ini memberi rasa bahwa produk dibuat dengan niat, bukan sekadar private label random.

d. Tone visual terasa premium dan calm

Warna beige, outfit formal, dan layout minimalis membuat brand terasa mature, clean, dan percaya diri.
Tidak banyak elemen yang bersaing. Fokusnya ada pada pesan founder dan positioning brand.

e. Ada tanda tangan untuk kesan personal

Signature di bawah quote memberi efek seperti pesan langsung dari founder.
Ini membuat creative terasa lebih personal dan editorial.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Aspirasi Diri
Creative ini masuk ke CEP Situasi Aspirasi Diri.
Konteksnya adalah saat audiens ingin upgrade produk haircare mereka, bukan hanya sekadar membersihkan rambut, tapi merawat scalp dan hair health dengan lebih serius.
Produk masuk ke momen ketika orang mulai lebih peduli dengan kualitas bahan, dampak jangka panjang, dan rutinitas perawatan yang lebih baik.

Angle: Lebih Unggul
Angle yang dipakai adalah Lebih Unggul.
Everist tidak menjual shampoo sebagai produk biasa. Mereka membingkainya sebagai sesuatu yang dibuat lebih baik, dengan ingredients yang mendukung scalp dan hair health.

Hook: Myth Busting
Hook-nya mendekati Myth Busting.
Pesan “we didn’t want to make another shampoo” seolah membongkar asumsi bahwa shampoo hanyalah shampoo. Brand ingin menunjukkan bahwa kategori ini bisa dibuat dengan standar yang lebih baik.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai founder POV untuk produk yang butuh trust
Contoh:
• “Kami tidak ingin membuat skincare biasa. Kami ingin membuat routine yang lebih masuk akal.”
 • “Kami tidak membuat shampoo lagi-lagi hanya untuk busa. Kami membuatnya untuk kulit kepala yang lebih sehat.”
 • “Kami mulai dari satu pertanyaan: kenapa haircare harian sering terasa asal bersih?”
 • “Produk ini lahir karena kami juga capek dengan klaim haircare yang terlalu ramai.”

B. Cocok untuk brand beauty yang punya misi jelas

Format ini cocok untuk:
• shampoo
• conditioner
• scalp serum
• skincare sensitive skin
• sunscreen
• body care
• clean beauty
• sustainable personal care

C. Jangan hanya bicara “natural”, jelaskan hasilnya

Daripada hanya bilang:
“Made with natural ingredients.”

Lebih kuat kalau ditulis:
• “Bahan yang dipilih untuk bantu kulit kepala terasa lebih sehat.”
• “Membersihkan tanpa bikin rambut terasa kering.”
• “Dibuat untuk rambut yang butuh perawatan harian, bukan sekadar wangi.”
• “Fokus ke scalp, karena rambut sehat mulai dari sana.”

D. Tampilkan manusia di balik brand

Founder creative bisa dipakai ketika brand ingin membangun:
• trust
• misi
• kualitas
• premium feel
• alasan kenapa produk dibuat
• perbedaan dari produk biasa

Kesimpulan Besar dari 3 Creative


Ada 3 pola utama yang bisa kita ambil.

1. Rythm Health: Produk sensitif butuh trust sebelum selling

Blood testing adalah kategori yang penuh rasa takut dan ragu.
Creative ini menang karena langsung menjawab rasa takut lewat headline dan testimonial.

Untuk produk health, wellness, dan beauty treatment, jangan cuma jual hasil. Bantu audiens merasa aman dulu.

2. PandaDoc: Lead magnet harus terasa seperti aset yang layak diunduh

B2B audience tidak kekurangan konten. Mereka kekurangan konten yang terasa jelas, praktis, dan relevan.

Angka, benefit spesifik, dan visual guide membuat iklan ini lebih mudah diklik.

3. Everist: Founder story bisa menaikkan trust dan perceived value

Produk personal care sering terlihat sama di mata audiens.

Founder quote membantu memberi alasan kenapa produk ini dibuat dan kenapa dia berbeda dari produk umum di kategori itu.

Formula Testing yang Bisa Langsung Dipakai


Formula 1: Objection Crusher
“[Benefit 1], [Benefit 2] & [Benefit 3] [kategori produk].”

Contoh:
• “Painless, affordable & accurate at-home blood testing.”
• “Gentle, simple & effective skincare for sensitive skin.”
• “Clean, practical & scalp-focused shampoo.”
• “Mudah, aman, dan nyaman dipakai dari rumah.”

Formula 2: Numbered Lead Magnet
“[Angka] [taktik/template/cara] untuk [hasil] tanpa [pain].”

Contoh:
• “6 tactics to scale without burnout.”
• “5 template untuk follow up leads tanpa ribet.”
• “7 cara bikin workflow tim kecil lebih rapi.”
• “3 checklist agar campaign launch lebih siap.”

Formula 3: Founder Mission Quote
“We didn’t want to make another [produk], we wanted to make [sesuatu yang lebih baik].”

Contoh:
• “Kami tidak ingin membuat shampoo biasa. Kami ingin membuat haircare yang lebih peduli ke scalp.”
• “Kami tidak ingin membuat serum lagi. Kami ingin membuat routine yang lebih simpel.”
• “Kami tidak ingin membuat minuman kolagen yang eneg. Kami ingin membuat beauty drink yang benar-benar enak diminum.”

Penutup


Dari 3 creative ini, pelajarannya cukup jelas.

Rythm menjual rasa aman.
PandaDoc menjual kejelasan dan utility.
Everist menjual misi dan diferensiasi.

Kalau mau diterapkan ke brand lokal, ambil pola berpikirnya.

Produk yang bikin orang ragu, mulai dari trust.
Produk edukasi, buat value-nya terlihat konkret.
Produk personal care, kasih alasan kenapa brand kamu layak dipercaya.

Silahkan dicek dulu. Kalau mau lebih spesifik, kita bisa turunkan ini jadi versi untuk kategori beauty lokal seperti skincare, haircare, bodycare, atau supplement.

____________________________________________________________________

Terima kasih sudah menyimak!

Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.