CREATIVE INSIGHT #012

Hanifah Silmi Az Zahra Last updated 

Hi.

Kali ini kita akan bedah 3 ads creative dari brand luar negeri yang sama sama kelihatan simpel, tapi sebenarnya kuat banget di cara mereka nyentuh problem audiens. Menariknya, ketiganya tidak mengandalkan eksekusi yang ribet. Justru kekuatannya ada di cara pesan, visual, dan struktur creative dipakai dengan sangat sadar. Dari sini kita bisa lihat kenapa format yang sederhana sering lebih nancep, lalu gimana cara adaptasinya buat market lokal.

CREATIVE 01

creative 007.jpg
creative 007.jpg Download

Contoh yang pertama ada dari Smalls.
Formatnya cuma split kiri kanan, tapi itu yang bikin orang otomatis ngebandingin. Mereka pakai pertanyaan yang maksa otak milih, lalu ditutup visual kucing lagi makan biar klaimnya kerasa real.

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini?


  • Hook visualnya langsung kebaca.
    Format split kiri kanan itu bikin orang otomatis ngebandingin, mata ke tengah dulu, lalu baca dua sisi.
  • Pesan inti simpel.
    Kiri: dry food diasosiasikan dengan pengawet dan tambahan buatan. Kanan: lebih protein, lebih lembab.
    Tanpa kebanyakan kata, udah kebentuk framingnya.
  • Product demonstration, real.
    Kanan ada kucing lagi makan, keliatan tekstur makanan basahnya. Ini bikin klaim lebih hidup daripada cuma teks.
  • Contrastnya kuat buat stop scroll.
    Background merah, teks putih, headline kuning, semua kebaca cepat.
  • Positioningnya jelas.
    Mereka bukan cuma jual makanan kucing, tapi ngegeser standar, dari kibble biasa ke real food yang lebih moist dan protein forward.
2. Dari sisi strategi copywriting

CEP
Situasi Fisik atau Kenyamanan.
Konteksnya, owner pengen kucingnya makan dengan enak, gampang dikunyah, dan lebih nyaman di perut. Ini main di kebutuhan tubuh, bukan sekadar selera.

Angle
Lebih Unggul.
Konteksnya, mereka bikin perbandingan langsung, dry food diposisikan lebih buruk, produk mereka diposisikan lebih bagus, tanpa harus sebut kompetitor.

Hook
Unexpected Comparison.
Konteksnya, mereka pakai pertanyaan would you rather dan ngebelah dua pilihan, ini memaksa otak milih, bukan sekadar baca.

Kenapa ini bisa tahan jalan 3 bulanan
Karena konsep compare dan force choice itu evergreen, gampang dipahami, dan bisa dipakai untuk retargeting maupun cold audience, tanpa butuh edukasi panjang.

3. Yang masih bisa ditingkatkan

  • Klaimnya masih generik.
    More protein, more moisture, tapi belum kebayang impactnya ke owner.
    Misal, lebih lahap, pup lebih oke, kucing lebih aktif, nafas lebih enak, bulu lebih halus, atau apa.
  • Risiko backlash kalau terlalu nyerang sisi kiri.
    More preservatives, artificial additives itu keras.
    Kalau market lokal sensitif, bisa dibuat lebih halus, misal, terlalu kering, terlalu processed, terlalu banyak filler, tanpa kesan menuduh.
  • Minim proof.
    Sudah ada kucing makan, tapi belum ada micro proof yang bikin makin percaya, misal angka, testimoni pendek, atau label komposisi.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING DI MARKET LOKAL


  1. Pakai format pertanyaan pilihan, tapi bahasanya dibikin lokal.
    Contoh pola:
    Kamu lebih pilih kucing makan yang kering banget, atau yang lebih lembap dan lahap.
  2. Turunin jadi benefit yang kerasa sama owner dalam 3 detik.
    Contoh pola:
    Lebih lembab, jadi kucing lebih gampang makan, apalagi yang pilih pilih atau udah senior.
  3. Tambahin micro proof kecil.
    Contoh pola:
    Protein tinggi dari daging asli, tanpa filler berlebihan.
    Atau, Tekstur lembut, kucing biasanya langsung nyamperin.
  4. Variasi CEP yang bisa di tes selain fisik.
    Situasi Masalah atau Frustrasi, misal kucing susah makan, sering nyisain, atau cuma jilat kuahnya.
    Situasi Rutinitas, misal momen pagi sebelum ditinggal kerja, pengennya makan cepat tanpa drama.
___________________

CREATIVE 02


creative 004.jpg
creative 004.jpg Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


  • Hook visualnya langsung kebaca.
    Mata kebaca urutannya, bubble chat, foto gemuk, foto lebih fit, lalu packshot. Dalam 2 detik orang udah paham konteksnya.

  • Bukti utama, before after yang relatable.
    Ngomong 18lbs itu spesifik, jadi terasa nyata. Bukan klaim ngawang.

  • Format chat bikin terasa organik.
    Rasanya kayak temen pamer di grup, bukan brand lagi jualan. Trust naik karena vibe nya low effort.

  • Ada reaksi sosial yang memancing.
    Kalimat, Wait, that’s the same dog, itu mewakili suara audiens. Ini bikin orang yang nonton ikut ngomong di kepala mereka.

  • Produk hadir sebagai jawaban, bukan ganggu.
    Packshot cuma nongol, tapi posisinya jelas, oh ini yang bikin berubah.

2. Dari sisi strategi copywriting


Format konten: Image

CEP: Situasi Masalah atau Frustrasi.

Konteksnya, owner sadar anjingnya kegemukan, gampang capek, atau badannya berat banget, dan mereka butuh solusi yang kelihatan hasilnya.

Angle: Hindari Risiko.
Konteksnya, overweight pada anjing itu bikin owner takut ada masalah kesehatan. Iklan ini tidak ngomong keras soal penyakit, tapi implied risk nya kebaca dari visual before nya

Hook: Before After.
Konteksnya, orang suka bukti instan. Begitu lihat perubahan jelas, otak langsung mikir, gue juga pengen itu kejadian ke anjing gue.

Kenapa ini bisa tahan jalan lama
Karena before after itu evergreen. Tidak butuh edukasi panjang. Bisa jalan buat cold audience, dan makin kuat buat retargeting karena orang sudah lihat buktinya duluan.

3. Yang masih bisa ditingkatkan

  • Klaim hasilnya belum dikaitin ke benefit harian.
    Turun 18lbs keren, tapi owner juga pengen efek yang kerasa, lebih lincah, tidak ngos ngosan, naik tangga lebih enteng, tidur lebih nyenyak.

  • Belum ada micro proof tambahan.
    Misal testimoni super pendek, atau hint komposisi, daging asli, porsi harian, supaya makin sulit dibantah.

  • Potensi skeptis, kok bisa segitu.
    Tanpa konteks waktu, sebagian orang bisa mikir itu editan atau kasus langka.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING DI MARKET LOKAL

  1. Pakai format chat yang sama, tapi pakai bahasa yang lokal dan ringan.
    Contoh pola:
    Gila, beratnya turun 8 kilo.
    Serius ini anjing yang sama.

  2. Turunin angka ke benefit yang kerasa.
    Contoh pola:
    Sekarang dia lari lari lagi. Nafasnya tidak bunyi.

  3. Tambahin micro proof kecil yang tidak bikin rame.
    Contoh pola:
    Porsi harian jelas. Tinggal tuang.
    Atau, Tanpa filler aneh aneh, dagingnya kelihatan.

  4. Variasi CEP yang bisa dites selain masalah.
    Situasi Rutinitas.
    Konteksnya, momen ngasih makan pagi sore, pengen yang praktis, tidak drama, dan anjing lahap.

____________________

CREATIVE 03

creative 005.jpg
creative 005.jpg Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


  • Hook nya langsung berangkat dari pertanyaan nyata.
    Kalimat, Why does my baby need to eat vegetables and healthy fats, itu persis yang sering kepikiran orang tua. Jadi yang nonton merasa, ini gue banget.

  • Format QnA bikin trust naik.
    Ada vibe, brand ini bisa diajak ngobrol, bukan cuma jualan. Ini cocok buat produk anak, karena keputusan beli biasanya banyak pertimbangan.

  • Jawabannya singkat dan spesifik.
    Healthy fats and veggies help your baby’s brain develop, itu satu benefit yang gampang diingat, dan relevan ke kekhawatiran orang tua

  • Visualnya rapi, fokusnya jelas.
    Produk di depan, anak kecil blur di belakang, jadi ada konteks parenting tanpa ganggu keterbacaan.

  • Ada framing, ini buat anak.
    Dari kemasan juga kebaca all ages, dairy free smoothie, protein. Jadi audience langsung ngerti kategori produknya.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Aspirasi Diri.
Konteksnya, orang tua pengen anaknya tumbuh optimal, lebih pintar, lebih sehat. Jadi dorongannya bukan cuma kenyang, tapi pengen hasil jangka panjang.

Angle: Rasa Aman.
Konteksnya, orang tua butuh kepastian, makanan ini aman dan masuk akal buat perkembangan anak. Edukasi singkat dipakai buat ngurangin ragu.

Hook: Curiosity Gap.
Konteksnya, pertanyaan bikin orang berhenti scroll karena otak pengen tahu jawabannya. Mereka pakai QnA buat bikin orang stay sampai punchline.

Kenapa ini bisa tahan jalan lama
Karena pertanyaan, kenapa anak perlu ini, itu evergreen. Selalu ada orang tua baru, selalu ada fase anak mulai pilih pilih makan. QnA juga gampang diproduksi ulang, tinggal ganti pertanyaan.

3. Yang masih bisa ditingkatkan


  • Jawaban masih terlalu general.
    Brain develop itu kuat, tapi bisa dibuat lebih kebayang, fokus, daya ingat, tidur, mood, atau energi main.

  • Belum ada micro proof kecil.
    Misal, sebut 1 bahan kunci, atau singgung kandungan lemak baik dari sumber tertentu, biar makin credible.

  • Kurang jembatan ke produk.
    Sekarang masih, edukasi dulu lalu produk terlihat. Bisa ditambah 1 kalimat penghubung biar nyambung, contohnya, makanya kami bikin smoothie yang ada lemak baik dan sayurnya.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING DI MARKET LOKAL

  1. Pakai QnA yang benar benar lokal.
    Contoh pertanyaan yang dekat, Anak susah makan sayur itu normal ga.
    Atau, Lemak itu bikin gemuk ga buat anak.

  2. Jawaban 1 kalimat, tapi ada efek yang kerasa.
    Contoh, Lemak baik bantu fokus dan kenyang lebih lama, jadi anak tidak cranky gampang.

  3. Tambahin micro proof kecil, tapi tetap ringan.
    Contoh, Ada alpukat dan minyak zaitun, tanpa gula tambahan.
    Atau, Ada sayur beneran, bukan cuma perisa.

____________________________________________________________________________________________

Terima kasih sudah menyimak!

Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.