Update Kondisi SPAM Di KIRIM.EMAIL


Bismillah... 

Pasca pengumuman oleh CTO KIRIM.EMAIL yang bisa Anda baca di sini:

Keadaan mulai membaik, beberapa kasus suspicious link mulai menghilang. Dan kondisi SPAM diangka yang masih dalam kategori normal. 

Kasus suspicious link di atas HANYA terjadi di Gmail, artinya harus dibuka di Gmail (aplikasi mobile maupun web). Artinya lagi, email yang dibuka melalui aplikasi email selain Gmail akan menerima dengan normal, dan tidak ada suspicious link.

Namun setelah mulai ada titik terang dan saat kondisi mulai normal, terjadi sesuatu yang sangat memukul KIRIM.EMAIL. Beberapa pengguna KIRIM.EMAIL mengalami open rate yang menurun drastis dan email yang masuk SPAM.

Apa Yang Terjadi?


Beberapa server pengiriman KIRIM.EMAIL ternyata muncul di Spamhaus. Laporan pertama muncul pada tanggal 21 Maret 2018, pagi hari.

Spamhaus ini ibarat polisi SPAM, yang namanya muncul di sini, itu ibarat masuk DPO kepolisian, atau dianggap sebagai penjahat.

Sebenarnya, ini pun pernah terjadi dulu sekitar tahun 2016, dan Alhamdulillah berhasil selesai. Setelah kasus pertama ini kami berbenah dan kemudian berhasil bertahan cukup lama tanpa masalah SPAM berarti.

Pada kasus kali ini pun kami tidak tinggal diam. Kami sangat serius dengan masalah spam dan kualitas pengiriman. Kami langsung beberapa kali menghubungi Spamhaus.

Setelah beberapa hari berkomunikasi bolak balik dengan Spamhaus, akhirnya mereka mulai memberikan respon yang bisa membantu. Dari komunikasi ini, kami menemukan bahwa beberapa pengguna di KIRIM.EMAIL memiliki indikasi SPAM. 

Spamhaus tetap tidak memberitahukan siapa saja pengguna itu, namun beberapa kali menyebutkan URL atau alamat website dan subject email yang dianggap bermasalah.

Setelah beberapa kali berkomunikasi kami mulai mendapatkan pola apa yang jadi "kriteria"spam oleh Spamhaus (catatan: Spamhaus tidak mau membagikan apa kriteria spam mereka ke kami dan juga kemanapun, sehingga kami harus mencari tahu sendiri).

Setelah beberapa kali menanyakan, akhirnya Spamhaus mau memberikan beberapa subject email yang terindikasi SPAM, dari sana kami mulai mencari pola dan menemukan pengguna KIRIM.EMAIL yang terindikasi SPAM tersebut.

Salah satu kesimpulan kami dari percakapan dengan Spamhaus adalah mengenai single opt-in, ternyata email yang didapat dengan cara single opt-in, apa adanya pun sudah bisa terindikasi spam oleh Spamhaus.

Artinya, email yang didapat dengan single opt-in, WALAUPUN didapatkan dengan cara yang benar, ini tetap dianggap terindikasi spam kalau belum dikonfirmasi oleh subscriber.

Spamhaus menggunakan teknik yang bernama "Spam Trap" yang umum digunakan oleh layanan filtrasi spam seperti Spamhaus.

Catatan: Lebih jelas mengenai apa itu Spamtrap, dan bagaimana agar Anda tidak terkena akan saya bahas pada bagian bawah artikel ini.




Dampaknya ke Pengguna KIRIM.EMAIL


Kami mulai mendapatkan laporan dari beberapa orang bahwa email mereka masuk ke SPAM, dan bahkan beberapa email tidak terkirim sama sekali.

Setelah kami cek, hampir semua pelapor memiliki pola yang sama, salah satunya adalah: Sebagian besar merupakan pengguna aktif fitur Single opt-in aktif didalam akun KIRIM.EMAIL. Dengan kata lain, mayoritas database alamat emailnya dibangun dengan menggunakan single opt-in. 

Walaupun nyaman, Single opt-in memiliki kekurangan yang sangat besar, yaitu mudahnya email spam, email palsu, email tidak aktif, dan Spam Trap untuk masuk kedalam database email seseorang. 

Walaupun jumlah email bermasalah yang masuk itu terhitung sangat kecil, tetap saja bisa memicu layanan filtrasi email seperti Spamhaus melalui Spam Trap mereka.

Inilah kemungkinan awal dari masalah masuknya email dari pengguna KIRIM.EMAIL ke Spamhaus. Karena pengguna fitur Single opt-in di KIRIM.EMAIL banyak sekali. Kami sendiri mendapatkan email dengan cara single opt-in.

Bagi Spamhaus, Confirmed Opt-In (COI), atau Double Opt-Id di KIRIM.EMAIL, adalah sebuah keharusan, mereka sangat berkeras agar semua email yang dibroadcast itu merupakan hasil double opt-in.

Saat KIRIM.EMAIL masuk kedalam "blacklist" dari Spamhaus, kami tidak bisa tinggal diam dan mulai mengambil tindakan yang menurut saya cukup drastis.




Siapa Spamhaus?



Spamhaus adalah lembaga nirlaba yang bertujuan untuk menanggulangi kasus SPAM secara global.

Pada dasarnya ada banyak sekali lembaga seperti ini. Namun Spamhaus adalah salah satu yang terbesar.

Cara kerjanya cukup sederhana, Spamhaus memiliki teknologi otomatis untuk mendeteksi SPAM berdasarkan algoritma tertentu. 

Jika sebuah layanan email, IP, maupun domain tertentu terindikasi SPAM, maka Spamhaus akan meletakkannya didalam "Blacklist".

Sesuatu yang masuk kedalam Blacklist ini, kemudian akan dijauhi atau di blokir oleh layanan internet lain di seluruh dunia. Termasuk diantaranya layanan hosting, email (seperti Gmail), social media, dan banyak lagi.

Dalam kondisi didalam blacklist, email seseorang itu hampir pasti akan masuk ke SPAM di hampir semua layanan email (Gmail, Yahoo, Outlook, dan bahkan sistem email mandiri didalam perusahaan).



KIRIM.EMAIL Merespon


Untuk keluar dari jeratan Blacklist Spamhaus, kami langsung mengubah beberapa hal di dalam KIRIM.EMAIL, perubahan ini kebanyakan bersifat teknis (di belakang layar), beberapa diantara perubahan yang kami lakukan antara lain:

1. Perubahan Sistem
Ini mungkin perubahan terbesar yang tidak bisa Anda lihat atau merasakan secara langsung. 

Saat ini sistem filtrasi internal KIRIM.EMAIL sudah semakin ketat. Salah satu filtrasi yang saat ini sudah update adalah filtrasi dalam import database email. 

Saat seseorang melakukan import data ke KIRIM.EMAIL, maka email yang dianggap bermasalah oleh sistem, akan gagal diimport kedalam list email. Hal ini akan menghindarkan seorang pengguna KIRIM.EMAIL untuk mengirimkan email ke alamat email bermasalah tersebut.

Selain filtrasi dari sisi import, saat ini KIRIM.EMAIL juga lebih baik dalam sisi bounce alamat email. 

Saat pengaplikasian filter baru ini, beberapa pengguna kemungkinan akan melihat penurunan jumlah alamat email yang cukup banyak. Jangan khawatir karena setelah data ini akan dikembalikan lagi (jika terbukti emailnya aktf) setelah kondisi lebih stabil.

2. Perubahan Kebijakan
Perubahan kedua adalah perubahan kebijakan. Perubahan ini di lapangan memiliki dampak yang lebih besar ke pengguna KIRIM.EMAIL. 

Beberapa akun di KIRIM.EMAIL mengalami pemblokiran oleh sistem sehingga tidak bisa digunakan untuk sementara.

Tentu saja, ini mengakibatkan reaksi dari beberapa pengguna kami. 

Alhamdulillah sebagian pengguna mau berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik untuk meningkatkan kualitas database emailnya. 

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan layanan verifikasi email yang pernah kami bahas disini:

Untuk kebijakan penggunaan lengkap di KIRIM.EMAIL, bisa Anda baca di sini:

3. Perubahan Fitur
Ini mungkin perubahan paling tidak populer dikalangan pengguna KIRIM.EMAIL.

Kami terpaksa menonaktifkan sementara fitur single opt-in.

Alasannya sudah saya bahas dalam pembahasan Spamhaus ditas, karena bertebarannya Spam Trap dari layanan-layanan filtrasi email seperti Spamhaus.

Namun, kami tidak akan sembarangan menghapus fitur, apalagi fitur yang populer dan sangat dibutuhkan oleh pengguna.

Segera kami meluncurkan alternatif pengganti fitur yang bernama Simple Opt-in.

Simple opt-in memiliki kemudahan single opt-in, dengan kualitas data dari double opt-in.

Anda bisa mempelajarinya dalam video ini:

Anda bisa mempelajari selengkapnya dalam tutorial ini:

Apa Itu Spam Trap?



Sesuai namanya Spam Trap adalah kumpulan alamat email yang bertujuan untuk menjebak spammer atau orang yang melakukan tindakan SPAM.

Setiap instansi biasanya memiliki Spam Trap sendiri-sendiri. Alamat-alamat email ini bisa berasal dari:
  • Dibuat langsung oleh sebuah instansi untuk mendeteksi aktivitas email SPAM.
  • Dari alamat email yang sudah mati/tidak aktif, kemudian diaktivasi kembali oleh sebuah instansi untuk menjadi Spam Trap.
  • Dari alamat email temporary/alamat email sementara.
  • Banyak lagi.

Hal ini membuat Spam Trap sangat sulit dilacak, karena setiap instansi itu bisa jadi memiliki ratusan bahkan ribuan Spam Trap.

Tujuan dari email-email Spam Trap ini sebenarnya baik, untuk mendeteksi dini dan mencegah spammer.

Namun, dalam prakteknya, Spam Trap ini TIDAK selalu menjadi indikator yang akurat untuk email SPAM.

Beberapa pengguna di KIRIM.EMAIL menjadi terduga SPAM karena email-email Spam Trap ini. Walaupun kami tahu beberapa pengguna ini tidak melakukan SPAM, dan sudah menjadi pengguna di KIRIM.EMAIL selama lebih dari 1 tahun. Bahkan ada pengguna yang sudah terdaftar dari tahun 2016.

Beberapa orang pengguna ini saya kenal secara pribadi, saya tahu aktivitas email marketingnya. Dan saya mengecek langsung kampanye email marketingnya. Tidak ada yang menurut saya berisi SPAM. Beberapa hanya email promosi biasa saja. Ada ribuan email seperti itu terkirim setiap hari di KIRIM.EMAIL. 

Saat kami memperjuangkan kasus ini, Spamhaus lalu merespon bahwa email-email Spam Trap bisa masuk karena beberapa pengguna KIRIM.EMAIL ini menggunakan Single Opt-In. 

Jadi, terlepas isi emailnya SPAM atau tidak, masuknya email Spam Trap ini kedalam database seorang pengguna, sudah merupakan indikasi Spammer dari layanan filtrasi SPAM seperti Spamhaus.

Ini adalah fakta yang tidak bisa kami sangkal. Karenanya, kami memutuskan untuk sementara menontaktifkan fitur Single Opt-in.

Bisa jadi, seseorang memasukkan email yang sudah tidak aktif ke formulir pengguna KIRIM.EMAIL. Ia mungkin tidak pernah lagi mengecek email tersebut, tapi tetap ia gunakan untuk mendaftar di formulir email.

Atau bisa jadi, memang ada seseorang yang "nakal" dan mendaftarkan email temporary, atau alamat email bermasalah lain untuk mendapatkan bonus ebook atau lainnya dari pengguna KIRIM.EMAIL. 

Hal-hal seperti ini (dan yang sejenisnya) yang kemudian menyebabkan masuknya email Spam Trap kedalam database email pengguna KIRIM.EMAIL. 

Hal seperti ini sulit sekali dikendalikan, kita tidak tahu siapa yang akan menuliskan alamat email apa di form yang ada di website kita. Namun, hal ini bisa dengan mudah dicegah dengan double opt-in atau simple opt-in.

Dalam jumlah kecil, Spam Trap biasanya tidak menimbulkan masalah. Setiap hari pasti ada email-email seperti ini yang masuk kedalam database email kita. Masalah email masuk SPAM ini adalah kondisi yang WAJAR SEKALI dalam email marketing, dan seringnya, email masuk SPAM itu bisa keluar lagi ke tempat lain (biasanya di folder "promotion" di Gmail).

Dan kasus Spamhaus ini insyaAllah juga sementara, dan saat ini kami mulai menemukan titik terang dari masalah ini.


Himbauan Bagi Pengguna KIRIM.EMAIL



Ini beberapa himbauan dari kami bagi Anda pengguna KIRIM.EMAIL:
  • Agar tidak memicu SPAM, kami sudah membahasnya secara lengkap dalam video Strategi Inbox Gmail. Anda bisa menontonnya disini: http://kirim.email/sig
  • Seperti yang saya tulis diatas, kedepannya masalah ini bisa dicegah dengan sangat sederhana: Double Opt-in atau Simple Opt-in. Selain pengiriman Anda akan membaik, kualitas database email Anda juga akan meningkat pesat, dengan biaya yang lebih hemat. Di KIRIM.EMAIL, email yang belum terkonfirmasi, tidak akan dihitung sebagai kontak email Anda.
  • Didik calon subscriber Anda untuk me-whitelist email Anda, buat landing page khusus untuk petunjuk whitelist. Contoh landing page whitelist bisa Anda lihat disini: http://kirim.email/whitelist.
  • Gunakan layanan email verifyer professional. Ini investasi yang bagus jika Anda ingin memiliki database yang super responsif. Anda bisa melihat beberapa layanan verifikasi yang kami rekomendasikan disini: https://kirim.email/cara-membersihkan-email-list-dengan-email-verification-tools/.


Update


Halaman ini insyaAllah akan terus kami update dengan perkembangan dari kasus Spamhaus.

Saat saya menulis ini (30 maret 2019), sebagian dari IP dan domain yang bermasalah sudah keluar dari blacklist Spamhaus.

Update 1 April 2019


  • Pengguna KIRIM.EMAIL dengan paket berlangganan dibawah 10ribu kontak Alhamdulillah sudah normal.
  • Mulai pengembalian beberapa database email yang sempat hilang di beberapa akun dikarenakan bounce.
  • Suspicious link di Gmail mulai berkurang di beberapa pangguna yang sebelumnya di tandai suspicious link oleh Gmail.

Update 3 April 2019


  • Hampir 90% pengguna yang kemarin kontaknya sempat hilang, sudah di kembalikan.
  • Beberapa IP di KIRIM.EMAIL sudah mulai TIDAK di blacklist oleh Spamhaus.

Update 9 April 2019


  • Beberapa IP di KIRIM.EMAIL yang sudah keluar dari blacklist, kembali di blacklist oleh Spamhaus.
  • Protokol pembersihan Zombie Email dijalankan: http://kirim.email/zombie

Update 10 April 2019


  • Alhamdulillah domain KIRIM.EMAIL sudah terbebas dari Spamhaus.
  • Memasuki fase pemulihan pengiriman.
  • InsyaAllah besok (11 April 2019) pukul 10 pagi akan mulai finalisasi pembersihan Zombie Email.
  • Mulai ujicoba sistem baru untuk pengguna dengan jumlah kontak diatas 100k agar menjadi lebih baik. 
  • Mengaktifkan fitur seleksi untuk pengguna yang baru mendaftar.

Update 16 April 2019


  • Alhamdulillah semua properti KIRIM.EMAIL sudah terbebas dari Spamhaus. Allahuakbar...
  • KIRIM.EMAIL sudah resmi 100% terbebas dari Spamhaus.
  • Terima kasih untuk doa dan dukungan dari Anda, kami tidak akan bisa membalasanya. Semoga Allah membalas Anda dengan berlipat-lipat ganda. Aamiin...



Bersyukur



Dari yang saya pelajari dalam hidup saya pribadi adalah, rasa syukur bisa menurun atau bahkan hilang saat ini merasa "pantas" untuk mendapatkan sesuatu.

Di KIRIM.EMAIL, kami TIDAK menganut pemikiran: "Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil."

Atau, pemikiran bahwa kami pantas mendapatkan apa yang kami dapatkan sekarang karena kerja keras kami. Tidak.

Kami percaya bahwa hasil, apapun itu, sepenuhnya atas izin Allah bukan dari kerja keras kami. Allah lah yang menggerakkan hati seseorang untuk menggunakan KIRIM.EMAIL 

Karenanya, kami TIDAK pernah merasa pantas untuk mendapatkan kepercayaan dari Anda, pengguna KIRIM.EMAIL. 

Karenanya, saat seseorang mendaftar dan menggunakan KIRIM.EMAIL, saya terus mengingatkan diri untuk bersyukur. Karena tidak ada keharusan untuk percaya kepada KIRIM.EMAIL atau produk kami, seseorang bisa saja menggunakan layanan lain, ataupun tidak menggunakan email marketing sama sekali. Tapi Allah sudah mengarahkan hatinya kepada kami. 

Karenanya kami bekerja keras sekali untuk menjaga amanah dan kepercayaan yang sudah diberikan kepada kami. Kami tidak pernah sedikitpun menganggap sepele hal ini.

Kejadian dengan Spamhaus ini sangat menghancurkan hati saya pribadi. Saya mewakili tim KIRIM.EMAIL memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Anda.

Namun disisi lain saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, karena bukan hanya Anda bersabar, beberapa orang pengguna KIRIM.EMAIL juga menolong kami langsung dalam mendata alamat email bermasalah, dan menawarkan bantuan-bantuan lain. 

Tidak ada yang bisa saya lakukan untuk membalasnya kecuali mendoakan yang terbaik untuk Anda. Barkallah...

Jika Anda masih memiliki pertanyaan, silahkan hubungi Support@kirim.email. Pada jam-jam tertentu, mungkin responnya tidak instan seperti biasa, namun insyaAllah kami akan menjawab semua pertanyaan Anda.

Terima kasih. 

Fikry Fatullah
KIRIM.EMAIL