CREATIVE INSIGHT #042

Hanifah Silmi Az Zahra Last updated 

Hi,


Tiga creative ini menarik karena tidak memulai dari penjelasan produk yang formal.


Seed mulai dari komentar user yang sangat jujur dan sedikit lucu. The Woobles mulai dari quiz sederhana yang mematahkan asumsi. Rheal mulai dari reminder phone notification yang terasa seperti pesan pribadi.


Ini tipe creative yang cocok untuk stop scroll karena terasa seperti konten platform, bukan iklan yang terlalu rapi.


CREATIVE 01

seed
seed Download


1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini

a. Hook-nya memakai real comment yang sangat relatable


Komentar:


“I CANNOT poop before I’ve had my morning matcha”


Ini kuat karena bahasanya sangat manusiawi, jujur, dan spesifik.


Banyak orang punya ritual pagi tertentu supaya pencernaan terasa jalan. Creative ini mengambil kebiasaan itu, lalu menjadikannya pintu masuk ke produk gut health.


Bukan mulai dari “probiotic bagus untuk pencernaan”, tapi dari kalimat yang audiens bisa ucapkan sendiri.


b. Response brand terasa seperti teman yang nyeletuk


Copy:


“girl... you still need caffeine to poop in the morning?? you HAVE to try Seed DS-01”


Ini terasa seperti percakapan TikTok atau comment reply.


Ada humor, ada sedikit call out, tapi tidak terlalu menggurui. Untuk kategori gut health, tone seperti ini bisa membuat topik sensitif jadi lebih ringan.


c. Visualnya sangat native


Foto tangan memegang matcha, coffee cup, dan produk Seed terasa seperti UGC.


Produk masuk ke rutinitas pagi yang sudah familiar. Ini membuat Seed terasa sebagai pengganti atau pelengkap habit pagi, bukan supplement yang muncul tiba-tiba.


d. Offer disisipkan tanpa terlalu mengganggu


“plus, you can get 25% off your first order”


Offer ini muncul sebagai tambahan, bukan headline utama.


Ini cocok untuk cold audience karena creative lebih dulu membangun relevansi dan humor, baru menawarkan diskon.


e. Produk dikaitkan dengan ritual pagi


Matcha menjadi visual anchor.


Audiens langsung paham momen pemakaiannya: pagi hari, sebelum mulai aktivitas, saat tubuh butuh rutinitas yang lebih stabil.


2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Momen Rutinitas


Creative ini masuk ke CEP Situasi Momen Rutinitas.


Konteksnya adalah rutinitas pagi, terutama momen minum matcha atau kopi supaya pencernaan terasa jalan.


Produk masuk sebagai support gut health harian yang bisa menggantikan ketergantungan pada caffeine untuk morning routine.


Angle: Rutinitas Lancar


Angle yang dipakai adalah Rutinitas Lancar.


Seed tidak hanya menjual probiotic. Creative ini menjual ide bahwa pencernaan pagi bisa terasa lebih konsisten tanpa harus bergantung pada caffeine.


Hook: Reply to Comment Hook


Hook-nya bekerja lewat format reply comment.


Ini kuat karena terasa seperti percakapan real, bukan headline iklan.


IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai komentar user sebagai pintu masuk


Contoh:


• “Aku baru bisa BAB setelah kopi.”

• “Perutku baru jalan kalau minum matcha.”

• “Kalau pagi nggak ngopi, pencernaan ikut libur.”

• “Kenapa gut routine-ku bergantung sama caffeine?”


B. Response brand harus terasa seperti teman


Contoh:


• “Girl, kalau perutmu butuh kopi dulu buat jalan, mungkin gut routine-mu perlu dibantu.”

• “Kalau morning poop harus nunggu caffeine, coba mulai dari gut support yang lebih konsisten.”

• “Pagi boleh tetap matcha, tapi gut kamu juga butuh support harian.”


C. Tampilkan produk di tengah rutinitas nyata


Visual yang bisa dipakai:


• coffee run

• matcha cup

• kitchen counter

• tas kerja

• morning sunlight

• hands holding product

• supplement di samping minuman pagi


D. Cocok untuk produk gut health dan daily wellness


Format ini cocok untuk:


• probiotic

• fiber drink

• greens powder

• digestive enzyme

• magnesium

• collagen drink

• daily supplement

• wellness shot


CREATIVE 02

woobles
woobles Download


1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Format true or false langsung terasa interaktif


Kalimat:


“TRUE or FALSE, You have to be a pro to crochet Jack the Monkey.”


Ini membuat audiens otomatis ikut menjawab.


Creative ini tidak langsung menjelaskan produk. Dia memancing partisipasi dulu.


Untuk produk DIY atau hobby kit, quiz seperti ini efektif karena banyak orang punya keraguan:


“Aku bisa nggak ya?”


b. Hook-nya mematahkan barrier utama


Barrier utama crochet kit adalah rasa takut tidak bisa.


Banyak pemula berpikir mereka harus jago dulu sebelum mencoba. Creative ini langsung mengangkat asumsi itu.


Dengan format true or false, brand bisa lanjut memberi jawaban:


“False. Kamu bisa mulai walaupun pemula.”


c. Visual produk sangat cute dan memancing rasa ingin punya


Boneka monyet crochet ditampilkan besar, ekspresinya lucu, dan background kuning cerah membuat visual langsung menarik.


Untuk craft kit, hasil akhir sangat penting. Orang tidak hanya membeli proses, tapi juga rasa bangga setelah berhasil membuat sesuatu yang lucu.


d. Warna kuning membuat creative terasa fun


Background kuning membuat produk lebih pop dan playful.


Ini cocok dengan karakter brand yang menjual pengalaman belajar crochet tanpa intimidasi.


e. Copy singkat, tidak mengganggu visual


Karena produknya visual dan cute, copy tidak perlu panjang.


Pertanyaan saja sudah cukup untuk memancing stop scroll.


2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Aspirasi Diri


Creative ini masuk ke CEP Situasi Aspirasi Diri.


Konteksnya adalah saat audiens ingin mencoba hobby baru, merasa ingin lebih kreatif, atau ingin punya aktivitas santai yang menghasilkan sesuatu.


Produk masuk sebagai cara mudah untuk merasa “aku bisa bikin ini sendiri”.


Angle: Bebas Cemas


Angle yang dipakai adalah Bebas Cemas.


Creative ini menurunkan rasa takut pemula. Pesannya: kamu tidak harus pro untuk mulai.


Hook: Myth Busting


Hook-nya termasuk Myth Busting.


“You have to be a pro to crochet Jack the Monkey” adalah asumsi yang siap dipatahkan.


IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai true or false untuk mematahkan asumsi


Contoh:


• “True or false, kamu harus jago gambar dulu buat mulai journaling.”

• “True or false, kamu harus pro dulu buat bikin crochet pertamamu.”

• “True or false, DIY kit itu pasti ribet.”

• “True or false, pemula nggak bisa bikin hasil yang lucu.”


B. Tampilkan hasil akhir yang bikin bangga


Untuk produk hobby, visual hero harus menunjukkan:


• hasil akhir yang lucu

• ukuran produk

• detail tekstur

• ekspresi karakter

• hasil di tangan user

• before kit dan after hasil


C. Buat copy yang menenangkan pemula


Contoh:


• “False. Kit ini dibuat untuk pemula.”

• “Mulai dari nol juga bisa.”

• “Step by step, sampai jadi.”

• “Bukan harus jago dulu. Justru ini buat belajar.”


D. Cocok untuk produk DIY dan hobby kit


Format ini cocok untuk:


• crochet kit

• painting kit

• journaling kit

• clay kit

• embroidery kit

• baking kit

• kids craft

• beginner course


CREATIVE 03

rheal
rheal Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Format lock screen reminder sangat familiar


Visualnya seperti notifikasi di lock screen:


“Reminder, You don’t need a massive supplement stack. Just the right one, at the right dose.”


Ini terasa seperti pesan pribadi yang muncul di ponsel.


Format ini cepat dipahami dan terasa native, karena orang terbiasa melihat reminder atau notification setiap hari.


b. Hook langsung melawan kebiasaan yang melelahkan


Banyak orang di wellness space merasa harus minum banyak supplement sekaligus.


Creative ini mematahkan itu dengan pesan yang lebih simpel:


kamu tidak butuh stack besar, kamu butuh yang tepat.


Ini terasa melegakan untuk audiens yang overwhelmed dengan terlalu banyak pilihan supplement.


c. Produk ditampilkan dalam konteks outdoor yang fresh


Botol minuman dan powder diangkat ke langit biru.


Visualnya memberi rasa energi, sehat, dan ringan. Tidak terasa seperti supplement yang berat atau terlalu medical.


d. Pesan brand terasa clean dan confident


Copy-nya tidak banyak klaim. Justru karena singkat, pesan terasa lebih premium:


“the right one, at the right dose.”


Ini memberi kesan bahwa formula produk dipikirkan dengan serius.


e. Ada product ritual yang jelas


Ada botol minuman dan tub produk, jadi audiens bisa membayangkan cara konsumsi: dicampur, diminum, jadi bagian daily routine.


2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Masalah / Frustrasi


Creative ini masuk ke CEP Situasi Masalah / Frustrasi.


Konteksnya adalah saat audiens bingung dengan terlalu banyak supplement, vitamin, powder, capsule, dan klaim wellness yang berseliweran.


Produk masuk sebagai pilihan yang lebih simple dan lebih terarah.


Angle: Serba Rapi


Angle yang dipakai adalah Serba Rapi.


Rheal merapikan kekacauan supplement stack menjadi satu pilihan yang lebih jelas: produk yang tepat dengan dosis yang tepat.


Hook: Common Enemy


Hook-nya termasuk Common Enemy.


Musuh bersama di sini adalah “massive supplement stack” yang bikin routine terasa ribet dan melelahkan.


IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai format reminder notification


Contoh:


• “Reminder: kamu nggak perlu 10 produk. Kamu perlu routine yang konsisten.”

• “Reminder: skincare yang cocok nggak harus panjang.”

• “Reminder: supplement stack besar belum tentu lebih baik.”

• “Reminder: mulai dari satu habit yang kamu bisa ulang tiap hari.”


B. Lawan keribetan kategori


Untuk supplement:


• terlalu banyak capsule

• stack terlalu banyak

• dosis tidak jelas

• bingung mulai dari mana


Untuk skincare:


• terlalu banyak step

• terlalu banyak active

• barrier jadi rewel

• routine tidak konsisten


Untuk fitness:


• program terlalu rumit

• meal plan terlalu ketat

• goal jadi terasa berat


C. Buat solusi terasa sederhana


Contoh:


• “Satu blend yang dibuat untuk kebutuhan harian.”

• “Formula yang jelas, dosis yang masuk akal.”

• “Routine lebih simple, tetap terasa niat.”

• “Bukan tambah banyak. Tambah tepat.”


D. Cocok untuk produk wellness dan beauty


Format ini cocok untuk:


• supplement powder

• skincare set minimalis

• hormone support blend

• greens powder

• collagen drink

• fitness app

• healthy meal plan

• productivity tool


Kesimpulan Besar dari 3 Creative


Ada 3 pola utama yang bisa kita ambil.


1. Seed: Komentar user bisa jadi hook yang lebih kuat dari headline brand


Kalimat seperti “aku nggak bisa BAB sebelum matcha” terasa lebih real daripada klaim probiotic biasa.


Untuk kategori sensitif seperti gut health, bahasa user bisa membuat topik lebih ringan dan relatable.


2. The Woobles: Produk pemula harus mematahkan rasa takut mulai


Orang tidak selalu butuh diyakinkan bahwa produknya bagus. Kadang mereka perlu diyakinkan bahwa mereka bisa melakukannya.


True or false adalah format simpel untuk mematahkan asumsi.


3. Rheal: Wellness yang terlalu rumit bisa dijual lewat simplifikasi


Banyak orang lelah dengan supplement stack yang panjang.


Creative ini menang karena memberi rasa lega: cukup yang tepat, dengan dosis yang tepat.


Formula Testing yang Bisa Langsung Dipakai

Formula 1: Comment Reply Callout


“Reply to [comment]: [jawaban brand yang humanis].”


Contoh:


• Comment: “Aku baru bisa BAB kalau minum kopi.” Reply: “Girl, gut kamu nggak harus bergantung sama caffeine tiap pagi.”


• Comment: “Aku bingung harus mulai supplement dari mana.” Reply: “Mulai dari yang paling kamu bisa konsisten dulu.”


• Comment: “Aku sudah coba skincare banyak banget.” Reply: “Mungkin kulitmu butuh routine yang lebih simple.”


Formula 2: True or False


“True or false, you have to [asumsi yang salah] to [hasil].”


Contoh:


• “True or false, kamu harus pro dulu buat mulai crochet.”

• “True or false, skincare bagus harus 10 step.”

• “True or false, protein snack pasti rasanya aneh.”

• “True or false, supplement harus banyak supaya terasa niat.”


Formula 3: Reminder Notification


“Reminder: you don’t need [hal yang ribet]. Just [solusi simple].”


Contoh:


• “Reminder: kamu nggak perlu massive supplement stack. Cukup yang tepat, dengan dosis yang tepat.”

• “Reminder: kamu nggak perlu 10 step skincare. Cukup routine yang kulitmu bisa terima.”

• “Reminder: habit sehat nggak harus ribet. Mulai dari satu yang bisa kamu ulang.”


Penutup


Dari 3 creative ini, pelajaran besarnya adalah: native format bisa membuat iklan terasa lebih ringan.


Seed memakai comment reply. The Woobles memakai true or false quiz. Rheal memakai lock screen reminder.


Kalau diterapkan ke brand lokal:


Untuk gut health, pakai bahasa user yang jujur. Untuk hobby kit, patahkan rasa takut pemula. Untuk wellness, lawan keribetan dengan pesan yang lebih simpel


___________________________________________________________________


Terima kasih sudah menyimak!


Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.