CREATIVE INSIGHT #038
Hi,
Tiga creative ini menarik karena semuanya memakai gaya visual yang terasa ringan, padahal problem yang dibahas cukup serius.
Dose membahas kekhawatiran soal kolesterol.Fyxer membahas chaos email kerja.47 Skin membahas frustrasi adult acne yang muncul lagi di usia dewasa.
Format komik membuat pain terasa lebih mudah dicerna. Audiens tidak merasa sedang diceramahi, tapi tetap langsung paham masalah dan solusinya.
CREATIVE 01
1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini
a. Hook langsung masuk ke ketakutan besar audiens
Kalimat:
“I don’t want to end up taking pills for cholesterol...”
Ini kuat karena menyentuh kekhawatiran yang sangat personal.
Bukan sekadar “kolesterol tinggi itu buruk”. Tapi rasa takut harus minum obat jangka panjang.
Audiens yang sedang mulai sadar soal kolesterol bisa langsung merasa relate.
b. Format komik membuat topik health terasa ringan
Kolesterol adalah topik yang bisa terasa berat, medis, dan menakutkan.
Tapi creative ini memakai karakter stick figure yang simpel, sehingga pesannya terasa lebih ringan.
Audiens tetap menangkap masalahnya, tapi tidak merasa ditekan dengan visual yang terlalu klinis.
c. Solusi dijelaskan dengan sangat simple
Panel kedua langsung menjelaskan:
“It’s a daily shot that supports LDL, HDL, and triglycerides.”
Ini membantu audiens paham kategori produk dalam satu kalimat.
Bukan kapsul.Bukan obat.Tapi daily shot untuk support cholesterol markers.
d. Ada transformasi emosi yang jelas
Panel pertama: cemas. Panel kedua: dapat rekomendasi. Panel ketiga: coba dan suka. Panel keempat: merasa lebih percaya diri menjaga kolesterol.
Alurnya sederhana, tapi lengkap.
e. Produk terlihat sebagai habit, bukan solusi ekstrem
Kalimat:
“Staying ahead of my cholesterol is easy!”
membingkai produk sebagai tindakan preventif harian.
Ini penting karena banyak orang lebih nyaman membeli produk yang terasa seperti rutinitas kecil, bukan sesuatu yang terlalu serius atau menakutkan.
2. Dari sisi strategi copywriting
CEP: Situasi Masalah / Frustrasi
Creative ini masuk ke CEP Situasi Masalah / Frustrasi.
Konteksnya adalah saat audiens mulai khawatir dengan kolesterol, hasil lab, riwayat keluarga, atau pola makan yang mulai terasa perlu diperhatikan.
Produk masuk sebagai cara untuk mulai menjaga kolesterol sebelum masalah terasa makin besar.
Angle: Hindari Risiko
Angle yang dipakai adalah Hindari Risiko.
Creative ini tidak menjual dengan klaim “sembuh”. Tapi menjual rasa ingin mencegah kondisi memburuk dan tetap berada di depan masalah.
Hook: Direct Call Out Pain
Hook-nya termasuk Direct Call Out Pain.
“I don’t want to end up taking pills for cholesterol...” langsung menyebut ketakutan spesifik audiens.
IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING
A. Mulai dari kekhawatiran yang orang sungkan ucapkan
Contoh:
• “Aku nggak mau nunggu hasil lab makin jelek dulu.”
• “Aku mulai mikir, kolesterol ini harus dijaga dari sekarang.”
• “Aku nggak mau baru peduli pas sudah disuruh dokter.”
• “Kebiasaan kecil hari ini, biar nggak panik nanti.”
B. Buat health product terasa seperti habit kecil
Contoh:
• “Satu shot harian untuk support kolesterol.”
• “Routine kecil untuk bantu jaga LDL, HDL, dan trigliserida.”
• “Minum harian yang terasa lebih mudah daripada overthinking hasil lab.”
• “Mulai dari satu kebiasaan kecil setiap hari.”
C. Pakai komik 4 panel untuk problem, solusi, coba, hasil
Struktur visual:
Panel 1: cemas soal kolesterol.
Panel 2: teman merekomendasikan produk.
Panel 3: user mencoba.
Panel 4: user merasa lebih siap menjaga kesehatan.
D. Hati-hati dengan klaim kesehatan
Untuk produk health, copy sebaiknya memakai kata seperti:
• support
• bantu menjaga
• bagian dari rutinitas
• mendukung gaya hidup sehat
• hasil bisa berbeda tiap orang
Jangan terlalu absolut seperti “menurunkan kolesterol pasti” atau “mengganti obat”.
CREATIVE 02
1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini
a. Hook-nya langsung relatable untuk pekerja kantoran
Kalimat:
“How to survive work emails:”
Ini kuat karena inbox kerja adalah pain yang sangat umum.
Kata “survive” membuat masalah terasa dramatis tapi tetap lucu.
Audiens langsung tahu ini tentang email yang menumpuk, urgent, dan bikin kerja terasa kacau.
b. Komik menunjukkan beberapa pain sekaligus
Panelnya menampilkan beberapa situasi:
• 468 unread emails
• kehilangan client deals
• semua terasa urgent
• butuh seseorang untuk sort dan draft email
Ini bagus karena B2B tools sering punya banyak benefit. Komik membantu menampilkan beberapa pain tanpa terasa seperti daftar fitur.
c. Solusi muncul sebagai rekomendasi natural
“You need Fyxer! They sort & draft all of my emails.”
Ini terasa seperti rekomendasi dari rekan kerja, bukan sales pitch.
Untuk SaaS atau AI assistant, rekomendasi seperti ini bisa terasa lebih humanis daripada headline fitur.
d. CTA ringan dan jelas
“Try Fyxer for free today”
CTA ini menurunkan risiko.
Karena user mungkin belum yakin apakah AI email assistant cocok untuk workflow mereka, free trial jadi entry point yang pas.
e. Ilustrasi membuat topik produktivitas terasa fun
Email management bisa terasa membosankan. Tapi format komik membuat creative lebih mudah berhenti di-scroll.
Ini cocok untuk produk SaaS yang ingin terlihat approachable.
2. Dari sisi strategi copywriting
CEP: Situasi Masalah / Frustrasi
Creative ini masuk ke CEP Situasi Masalah / Frustrasi.
Konteksnya adalah saat audiens kewalahan dengan email kerja, follow up yang tertinggal, client yang tidak terurus, dan rasa semua orang butuh jawaban sekarang juga.
Produk masuk sebagai asisten yang membantu merapikan dan menulis draft email.
Angle: Rutinitas Lancar
Angle yang dipakai adalah Rutinitas Lancar.
Fyxer menjual email workflow yang lebih rapi, lebih cepat ditangani, dan tidak membuat otak penuh setiap hari.
Hook: Pain Amplification
Hook-nya termasuk Pain Amplification.
“How to survive work emails” memperbesar rasa chaos dari email kerja, lalu komik memperlihatkan bentuk masalahnya.
IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING
A. Pakai format “how to survive”
Contoh:
• “How to survive 200 WhatsApp leads a day.”
• “How to survive weekly reporting.”
• “How to survive client revisions.”
• “How to survive sales follow ups.”
• “How to survive admin work as a small team.”
B. Pecah pain menjadi beberapa panel
Untuk SaaS, panel bisa berisi:
• inbox penuh
• lead belum dibalas
• meeting terlalu banyak
• report telat
• dokumen tercecer
• follow up lupa
Lalu panel terakhir memperkenalkan produk sebagai shortcut.
C. Tampilkan benefit sebagai kalimat manusia
Jangan hanya tulis:
“AI powered email automation.”
Lebih enak:
• “Bantu sort email yang penting dulu.”
• “Bantu draft balasan, jadi kamu nggak mulai dari nol.”
• “Email lebih rapi tanpa tambah jam kerja.”
• “Biar inbox nggak jadi kerjaan utama seharian.”
D. Cocok untuk SaaS yang problemnya terasa harian
Format ini cocok untuk:
• email assistant
• CRM
• AI note taker
• project management tool
• finance admin tool
• HR tool
• customer service automation
• WhatsApp lead management
CREATIVE 03
1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini
a. Hook-nya sangat tajam untuk adult acne
Kalimat:
“Hormonal adult skin doesn’t care about you, but we do.”
Ini kuat karena menyentuh rasa frustrasi orang dewasa yang masih mengalami jerawat hormonal.
Adult acne sering membuat audiens merasa:
“Kenapa masih terjadi, padahal aku sudah dewasa?”
Creative ini langsung memvalidasi perasaan itu.
b. Komik membuat pain terasa seperti cerita pribadi
Panel pertama menunjukkan karakter melihat jerawat dan berpikir:
“Wait. I am 32. Why is this happening again?”
Ini sangat relatable.
Masalahnya bukan cuma jerawat. Tapi rasa kesal karena jerawat muncul lagi di usia dewasa.
c. Menunjukkan trial fatigue
Panel kedua:
“I have already tried all of these.”
Ini pain yang kuat di kategori skincare.
Banyak orang sudah mencoba terlalu banyak produk. Jadi mereka tidak butuh brand yang sekadar bilang “coba ini”. Mereka butuh brand yang paham bahwa mereka sudah lelah mencoba.
d. Produk diperkenalkan lewat curiosity
Panel ketiga:
“...what is Silver Chitoderm?”
Ini membuat ingredient atau teknologi produk terasa seperti discovery.
Audiens dibuat penasaran dulu sebelum masuk ke produk.
e. Ada payoff yang sederhana
Panel terakhir:
“I did not expect it to actually work.”
Ini terasa seperti reaksi customer yang skeptis lalu berubah pikiran.
Untuk skincare, ini kuat karena banyak audiens memang tidak mudah percaya.
2. Dari sisi strategi copywriting
CEP: Situasi Masalah / Frustrasi
Creative ini masuk ke CEP Situasi Masalah / Frustrasi.
Konteksnya adalah saat audiens dewasa mengalami jerawat hormonal, sudah mencoba banyak skincare, tapi masih merasa masalahnya balik lagi.
Produk masuk sebagai opsi baru untuk orang yang merasa sudah kehabisan pilihan.
Angle: Bebas Cemas
Angle yang dipakai adalah Bebas Cemas.
Creative ini menjual rasa lega karena akhirnya ada produk yang terasa mengerti kondisi adult acne dan memberi harapan setelah trial fatigue.
Hook: Direct Call Out Pain
Hook-nya termasuk Direct Call Out Pain.
“Hormonal adult skin doesn’t care about you, but we do” langsung menargetkan audiens spesifik: adult skin dengan hormonal acne.
IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING
A. Mulai dari kalimat yang ada di kepala audiens
Contoh:
• “Aku sudah 30an. Kenapa jerawat masih balik?”
• “Sudah coba banyak skincare, tapi tetap muncul lagi.”
• “Adult acne itu bikin capek karena datangnya suka nggak jelas.”
• “Kulit hormonal kadang nggak bisa ditebak.”
B. Jangan langsung jual produk, validasi dulu
Urutan yang bisa dipakai:
- “Kenapa masih jerawatan di usia dewasa?”
- “Sudah coba banyak produk.”
- “Ketemu ingredient atau formula baru.”
- “Awalnya ragu.”
- “Ternyata cocok.”
C. Buat ingredient menjadi curiosity point
Contoh:
• “Apa itu Silver Chitoderm?”
• “Kenapa formula ini beda untuk acne prone skin?”
• “Ingredient yang awalnya aku abaikan, ternyata jadi game changer.”
• “Aku kira ini serum biasa. Ternyata fokusnya ke bekas dan blemish.”
D. Cocok untuk skincare problem based
Format ini cocok untuk:
• acne serum
• scar repair serum
• barrier cream
• spot treatment
• hormonal acne routine
• sensitive skin skincare
• brightening serum
• body acne product
Kesimpulan Besar dari 3 Creative
Ada 3 pola utama yang bisa kita ambil.
1. Dose: Health product lebih mudah diterima kalau dibuat seperti cerita kecil
Kolesterol bisa terasa menakutkan. Tapi format komik membuat topiknya lebih ringan dan lebih mudah dipahami.
Untuk health supplement, gunakan tone yang empatik, jangan terlalu menggurui.
2. Fyxer: SaaS bisa menang dengan menggambarkan chaos harian
Orang tidak bangun pagi dan berpikir “aku butuh AI email assistant”.
Mereka berpikir:
“Inbox gue penuh.” “Email mana yang urgent?” “Kenapa semua orang minta dibalas sekarang?”
Creative ini kuat karena mulai dari chaos, bukan fitur.
3. 47 Skin: Skincare untuk adult acne harus memvalidasi rasa lelah mencoba
Audience adult acne sering sudah mencoba banyak produk.
Creative yang baik harus mengakui itu dulu sebelum menawarkan solusi.
Formula Testing yang Bisa Langsung Dipakai
Formula 1: I Don’t Want To End Up
“I don’t want to end up [ketakutan utama].”
Contoh:
• “I don’t want to end up taking pills for cholesterol.”
•“Aku nggak mau baru peduli pas hasil lab makin buruk.”
• “Aku nggak mau tunggu badan kasih alarm lebih keras.”
• “Aku nggak mau terus menunda cek kesehatan.”
Formula 2: How To Survive
“How to survive [pain harian].”
Contoh:
• “How to survive work emails.”
• “How to survive 300 WhatsApp leads.”
• “How to survive weekly reports.”
• “How to survive campaign deadlines.”
• “Cara bertahan dari inbox yang nggak ada habisnya.”
Formula 3: Why Is This Happening Again
“Wait. I am [usia/kondisi]. Why is this happening again?”
Contoh:
• “Wait. I am 32. Why is this happening again?”
• “Aku sudah dewasa. Kenapa jerawat masih balik?”
• “Aku sudah pakai skincare. Kenapa kulit tetap rewel?”
• “Aku sudah tidur cukup. Kenapa wajah tetap kelihatan lelah?”
Penutup
Dari 3 creative ini, pelajaran besarnya adalah: komik bukan cuma gaya visual lucu.
Komik bisa membuat problem berat terasa lebih ringan, lebih mudah dipahami, dan lebih dekat dengan bahasa audiens.
Dose menjual health prevention dengan cerita simpel.Fyxer menjual AI email assistant lewat chaos kerja.47 Skin menjual skincare lewat frustrasi adult acne.
Kalau diterapkan ke brand lokal:
Untuk health product, mulai dari kekhawatiran yang manusiawi.Untuk SaaS, mulai dari kekacauan yang terjadi tiap hari.Untuk skincare, mulai dari kalimat yang audiens ucapkan di depan cermin.
_______________________________________________________________________________________________________________
Terima kasih sudah menyimak!
Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.