CREATIVE INSIGHT #024

Hanifah Silmi Az Zahra Last updated 
Hi!

Kali ini kita akan ada 3 ads creative winning yang sudah berjalan iklannya kurang lebih 3 bulanan tanpa diganti. Kita akan bedah ya.

Sengaja, kita ambil sample dari luar negeri supaya para member Klinik Marketing bisa terapkan di market lokal + looking fresh!

CREATIVE 01

OUTWAY
OUTWAY Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Offer-nya sangat jelas dan mudah diproses
Headline “Build your pack!” langsung memberi konteks bahwa ini bukan iklan beli satu produk, tapi iklan bundle / multi-buy.

Struktur diskonnya juga sangat mudah dipahami:
3+ pairs = 15% off
6+ pairs = 20% off
9+ pairs = 30% off

Ini bagus karena creative tidak memaksa audiens berpikir terlalu lama. Dalam 2–3 detik, orang langsung paham: semakin banyak beli, semakin besar hematnya.

b. Visual produk sangat kuat
Socks-nya bukan ditampilkan sebagai barang basic, tapi sebagai produk dengan desain visual yang “collectible”. Setiap kaus kaki punya ilustrasi berbeda, warna kuat, dan tema landscape/outdoor yang khas.

Ini membuat produk terasa seperti:
  • koleksi
  • statement item
  • giftable product
  • bukan sekadar kaus kaki fungsional
Untuk kategori socks, ini penting karena secara default orang bisa melihat kaus kaki sebagai produk komoditas. Visual ini berhasil menaikkan perceived value.

c. Product variety langsung terlihat
Creative ini menunjukkan beberapa desain sekaligus. Ini cocok dengan pesan “Build your pack”, karena visualnya memberi alasan kenapa orang perlu beli lebih dari satu.

Kalau hanya ada satu desain, offer bundle terasa dipaksakan. Tapi karena desainnya banyak dan unik, bundle terasa natural.

d. Visual hierarchy kuat
Headline besar, diskon berada tepat di bawahnya, lalu produk memenuhi bagian bawah. Urutannya jelas:
Brand → Offer → Discount → Product

Ini format yang sangat cocok untuk paid ads karena tidak terlalu banyak elemen yang bersaing.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Koleksi / Personal Expression
Iklan ini tidak hanya masuk ke situasi “butuh kaus kaki”. Lebih kuatnya ada di CEP:
“Saat orang ingin punya beberapa pilihan item kecil yang bikin outfit terasa lebih personal.”
Kaus kaki di sini bukan sekadar kebutuhan, tapi aksesori ekspresi diri.

Angle: Hemat Lebih Banyak + Koleksi Lebih Banyak
Angle utamanya adalah bundle value. Namun, yang membuatnya lebih kuat adalah bundling ini terasa bukan hanya soal hemat, tapi juga soal membangun koleksi. Kata “Build your pack” lebih emosional dibanding “Buy more, save more”.
“Build” memberi rasa kepemilikan dan personalisasi.

Hook: Direct Offer Hook
Hook-nya termasuk tipe direct offer:
“Build your pack!”
Simple, jelas, dan langsung mengarahkan tindakan.

Tapi dari sisi emotional trigger, hook ini masih bisa diperkuat. Saat ini pesannya sudah bagus untuk conversion, tapi belum terlalu menggali alasan emosional kenapa orang harus punya banyak pasang.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai bundle framing yang terasa personal
Jangan hanya bilang “beli lebih banyak lebih hemat”. Ubah menjadi pengalaman membangun sesuatu.
Contoh universal:
  • “Build your glow routine.”
  • “Build your scent wardrobe.”
  • “Build your snack stash.”
  • “Build your comfort set.”
  • “Build your daily essentials.”

Formula:
“Build your [koleksi/routine/stash]”
Ini membuat bundle terasa lebih meaningful, bukan sekadar promo.

B. Tampilkan variasi produk sebagai alasan untuk beli banyak
Kalau produk punya banyak varian, jangan cuma tampilkan satu hero product.
Contoh penerapan:
  • Skincare: tampilkan varian calming, brightening, hydrating.
  • Parfum: tampilkan scent untuk kerja, date night, daily, after shower.
  • Snack: tampilkan rasa pedas, gurih, manis, light.
  • Fashion: tampilkan warna netral, bold, casual, formal.
Tujuannya: audiens merasa “oh iya, gue bisa pakai beda varian untuk beda situasi.”

C. Buat tier discount yang sangat mudah dibaca
Creative ini kuat karena diskonnya dibuat seperti tangga:
3+
6+
9+

Untuk testing lokal, bisa pakai format:
  • 2 pcs hemat 10%
  • 3 pcs hemat 15%
  • 5 pcs hemat 25%

Atau lebih emosional:
  • Try 2
  • Stock 3
  • Build 5

D. Tambahkan context-based bundle
Agar lebih kuat, bisa test copy seperti:
  • “1 for work. 1 for weekend. 1 for the trip.”
  • “Pick your daily, your bold, and your backup.”
  • “Different days need different pairs.”
  • “Your drawer deserves better basics.”
Ini membuat bundling punya alasan praktis, bukan hanya diskon.

CREATIVE 02
TOYS
TOYS Download

1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Hook-nya memakai curiosity gap
Kalimat:
“These 7 toys did what 100 other toys couldn’t”

ini kuat karena langsung membuat orang bertanya:
“Apa yang 7 toys ini bisa lakukan?”
“Kenapa 100 toys lain gagal?”
“Apakah mainan anak saya termasuk yang kurang efektif?”

Ini tipe hook yang bagus untuk kategori parenting karena orang tua sangat sensitif terhadap pilihan produk untuk anak.


b. Ada kontras angka yang kuat
“7 toys” vs “100 other toys” menciptakan perbandingan yang mudah ditangkap.
Angka kecil melawan angka besar memberi kesan:
  • lebih terkurasi
  • lebih efektif
  • tidak perlu banyak barang
  • kualitas lebih penting daripada kuantitas
Ini sangat cocok untuk market orang tua modern yang mungkin sudah lelah membeli terlalu banyak mainan tapi anak cepat bosan.

c. Benefit dibuat melingkar di sekitar produk
Creative ini tidak hanya menaruh produk di tengah, tapi juga menaruh alasan pembelian di sekelilingnya:
  • Superior quality
  • Play guides with ways to play & tips
  • Built for safety
  • Parent course library
  • App with weekly activities
Ini membuat produk terlihat seperti sebuah system, bukan cuma toy.

d. Positioning premium dan edukatif terasa kuat
Warna beige, layout clean, produk kayu, dan typography minimalis memberi kesan premium, Montessori-inspired, dan trusted.

Untuk kategori produk anak, trust sangat penting. Creative ini berhasil memberi rasa bahwa brand-nya bukan sekadar menjual mainan lucu, tapi membantu perkembangan anak.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Orang Tua Bingung Memilih Produk Terbaik
Creative ini masuk ke CEP:
“Saat orang tua bingung memilih mainan yang benar-benar berguna untuk perkembangan anak.”
Ini bukan hanya soal membeli mainan. Ini soal rasa takut membeli produk yang salah, tidak aman, tidak edukatif, atau cepat tidak terpakai.

Angle: Kurasi Lebih Baik + Developmental Value
Angle-nya adalah:
lebih sedikit produk, tapi lebih berkualitas dan lebih bermakna.
Creative ini tidak menjual “mainan banyak”, tapi menjual keyakinan bahwa pilihan mereka sudah dikurasi dengan benar.

Hook: Curiosity + Comparative Claim
Hook-nya bekerja karena membandingkan:
“7 toys” vs “100 other toys”
Ini menciptakan perception bahwa brand ini lebih pintar, lebih selektif, dan lebih paham kebutuhan anak dibanding produk random di pasaran.

Tapi creative ini masih bisa diperkuat dengan menambahkan pain orang tua secara lebih eksplisit.

Misalnya:
“Stop buying toys they forget in 2 days.”

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai pola “sedikit tapi lebih efektif”
Formula universal
“These [jumlah kecil] did what [jumlah besar] couldn’t.”

Contoh adaptasi:
  • “These 3 skincare steps did what 10 products couldn’t.”
  • “These 5 meals did what random dieting couldn’t.”
  • “These 2 shoes did what your whole rack couldn’t.”
  • “These 4 tools did what messy workflows couldn’t.”

Pola ini cocok untuk produk yang ingin terlihat curated, premium, atau lebih efektif.

B. Tonjolkan alasan kenapa produk lebih trusted
Lovevery tidak hanya bilang “mainan bagus”. Mereka menunjukkan alasan:
  • quality
  • safety
  • guide
  • app
  • parent support
Untuk produk lain, bisa diterapkan seperti:

Skincare:
  • dermatologist tested
  • non-sticky texture
  • safe for sensitive skin
  • routine guide included

Food:
  • clean ingredients
  • portion controlled
  • ready in minutes
  • fits multiple diet types

Fashion:
  • breathable fabric
  • easy to mix
  • durable stitching
  • size guide support


Digital product:
  • templates included
  • onboarding guide
  • weekly updates
  • support community

C. Ubah produk menjadi “system”, bukan item tunggal
Creative ini kuat karena produk terlihat seperti bagian dari ekosistem. Untuk testing, jangan hanya jual produk. Jual sistem yang membantu user mendapatkan hasil.

Contoh:
  • “Bukan cuma serum. Ini routine 3 langkah untuk kulit lebih tenang.”
  • “Bukan cuma meal prep. Ini sistem makan rapi untuk minggu sibuk.”
  • “Bukan cuma sepatu. Ini daily comfort system buat commute.”
  • “Bukan cuma template. Ini workflow siap pakai untuk kerja lebih cepat.”

D. Tambahkan pain orang tua / user agar lebih emosional

Versi hook yang bisa dites:
  • “Stop buying toys they ignore after 2 days.”
  • “More toys doesn’t mean better play.”
  • “The problem isn’t your child’s attention span. It’s the toy.”
  • “7 toys. Fewer distractions. Better play.”
Untuk kategori lain:
  • “More skincare doesn’t mean better skin.”
  • “More tools doesn’t mean better workflow.”
  • “More clothes doesn’t mean better outfits.”
  • “More snacks doesn’t mean better energy.” 

CREATIVE 03


MEALS
MEALS Download


1. Apa yang sudah bagus dari iklan ini


a. Pesannya sangat jelas dari headline
“Ready-made meals for every type of eater”
Headline ini langsung menjawab objection utama kategori ready-made meals:

“Apakah ini cocok untuk diet/gaya makan saya?”
Creative langsung memberi jawaban: iya, ada untuk banyak tipe eater.

b. Labeling benefit sangat cepat dipahami
Label seperti:
  • anti-inflammatory
  • clean eating
  • low carb
  • gluten free

membuat audiens bisa langsung self-identify. Orang tidak perlu membaca panjang. Mereka tinggal melihat label yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini sangat efektif untuk scroll environment karena manusia lebih cepat merespons kategori yang terasa “gue banget”.

c. Product proof jelas
Makanan dan packaging ditampilkan langsung. Ini penting untuk kategori ready-made meals karena orang ingin tahu:
  • bentuk makanannya seperti apa
  • porsinya terlihat cukup atau tidak
  • packaging-nya credible atau tidak
  • apakah terlihat appetizing

Creative ini menjawab itu dengan cukup baik.

d. Menyelesaikan objection variasi
Banyak orang ragu beli meal plan karena takut pilihannya terbatas atau tidak cocok dengan preferensi diet mereka.

Dengan menampilkan beberapa jenis sekaligus, creative ini memberi sinyal bahwa produk punya fleksibilitas.

2. Dari sisi strategi copywriting


CEP: Situasi Diet / Preferensi Makan yang Spesifik
Iklan ini masuk ke CEP:
“Saat seseorang ingin makan praktis, tapi tetap sesuai kebutuhan diet atau gaya hidupnya.”
Ini bukan sekadar lapar. Ini tentang makan tanpa harus kompromi dengan preferensi pribadi.

Angle: Personalization + Convenience
Angle utamanya adalah:
makanan siap makan yang tetap terasa personal.

Ready-made meals biasanya diasosiasikan dengan praktis, tapi kurang personal. Creative ini membalik persepsi itu: praktis, tapi tetap bisa sesuai gaya hidupmu.

Hook: Call Out Multiple Personas
Headline “every type of eater” dan label-label diet bekerja sebagai multi-persona callout. Alih-alih hanya menyasar satu audiens, creative ini menyapa banyak segmen sekaligus.

Ini cocok untuk brand yang punya banyak varian produk.

IMPLEMENTASI UNTUK KITA TESTING


A. Pakai pola “for every type of…”
Formula:
“[Produk] for every type of [user].”

Contoh universal:
  • “Skincare for every type of skin day.”
  • “Snacks for every type of craving.”
  • “Outfits for every type of plan.”
  • “Perfume for every type of mood.”
  • “Templates for every type of workflow.”

Pola ini sangat cocok kalau produk punya banyak varian atau bisa dipakai oleh banyak persona.

B. Gunakan label persona / kebutuhan yang mudah dikenali
Hungryroot memakai label diet. Untuk kategori lain, kita bisa pakai label kebutuhan.

Skincare:
  • oily skin
  • dry skin
  • sensitive skin
  • dull skin

Parfum:
  • fresh daily
  • date night
  • office safe
  • long lasting

Fashion:
  • commute
  • weekend
  • office
  • travel

Snack:
  • low sugar
  • high protein
  • spicy craving
  • guilt-free

Digital product:
  • beginner
  • busy founder
  • content team
  • solo creator

C. Tampilkan banyak varian dalam satu frame
Kalau produk punya variasi, creative seperti ini bagus untuk mengurangi rasa ragu.

Format visual:
  • 4 produk dalam satu frame
  • masing-masing diberi label kebutuhan
  • headline besar yang menyatukan semuanya

Contoh headline:
  • “One routine for every skin mood.”
  • “A snack for every craving.”
  • “A scent for every version of you.”
  • “A meal for every kind of busy day.”

D. Buat user merasa “aku masuk kategori ini”
Kekuatan creative ini ada di self-identification. Maka copy harus memudahkan audiens menemukan dirinya.

Contoh:
  • “For the low-carb days.”
  • “For the no-time-to-cook days.”
  • “For the clean eating phase.”
  • “For the gluten-free household.”
  • “For the spicy-but-still-healthy craving.”
Ini lebih kuat daripada hanya menulis fitur produk.

Kesimpulan Besar dari 3 Creative


Ada 3 pola utama yang bisa kita ambil:

1. OUTWAY: Bundle harus terasa seperti membangun koleksi
Bukan cuma “beli banyak lebih hemat”, tapi:
“pilih beberapa varian yang cocok untuk hidupmu.”
Cocok untuk produk dengan banyak desain, warna, rasa, aroma, atau varian.

2. Lovevery: Produk harus terasa seperti solusi yang terkurasi
Bukan cuma “produk bagus”, tapi:
“lebih sedikit, lebih tepat, lebih dipercaya.”

Cocok untuk produk premium, edukatif, skincare routine, tools, meal plan, atau produk yang butuh trust tinggi.

3. Hungryroot: Banyak varian harus dikaitkan dengan banyak persona
Bukan cuma “kami punya banyak pilihan”, tapi:
“apa pun tipe kebutuhanmu, ada yang cocok.”

Cocok untuk makanan, skincare, fashion, parfum, supplement non-regulated, dan digital product.

Formula Testing yang Bisa Langsung Dipakai

Formula 1 — Build Your Pack
Build your [routine / stash / set / collection]
Contoh:
“Build your daily scent wardrobe.”
“Build your snack stash for busy days.”
“Build your 3-step glow routine.”

Formula 2 — Fewer But Better
These [jumlah kecil] did what [jumlah besar] couldn’t.

Contoh:
“These 3 steps did what 10 products couldn’t.”
“These 5 meals did what random dieting couldn’t.”
“These 2 basics did what your full closet couldn’t.”

Formula 3 — For Every Type of User
[Product] for every type of [need/persona/mood].

Contoh:
“Meals for every type of eater.”
“Skincare for every type of skin day.”
“Outfits for every type of plan.”
“Scents for every type of mood.”
____________________________________________________________________

Terima kasih sudah menyimak!


Kalau email member@klinikmarketing.id masih ada di folder spam / promosi, silahkan pindahkan ke folder primary / utama yaa! Supaya tidak tertinggal Newsletter seperti ini.